Pengaruh Nilai Tukar, Inflasi, dan Earnings Per Share terhadap Harga Saham pada Perusahaan Subsektor Properti dan Real Estate yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.57141/kompeten.v5i2.343Keywords:
Nilai Tukar, Inflasi, Earning Per Share, Harga SahamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar, inflasi, dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan subsektor properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Menggunakan sampel 14 perusahaan dengan jumlah observasi sebanyak 70 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial nilai tukar berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan inflasi dan earning per share (EPS) tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan, nilai tukar, inflasi, dan earning per share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham. Nilai Adjusted R-squared menunjukkan bahwa variabel nilai tukar, inflasi, dan Earning Per Share (EPS) mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 9,27%, sedangkan sisanya sebesar 90,73% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.



