Pengaruh Sustainability Reporting, Non-Performing Financing, dan Capital Structure terhadap Nilai Perusahaan pada Subsektor Multifinance
DOI:
https://doi.org/10.57141/kompeten.v5i2.347Keywords:
Sustainability Reporting, Non-Performing Financing, Capital Structure , Nilai Perusahaan , Subsektor MultifinanceAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Sustainability Reporting, Non-Performing Financing (NPF), dan Capital Structure terhadap Nilai Perusahaan pada subsektor multifinance yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dan sampel lima perusahaan selama 10 tahun, sehingga diperoleh 50 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) melalui EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sustainability Reporting tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan probabilitas 0,0687, dan NPF juga tidak berpengaruh signifikan dengan probabilitas 0,3986. Sementara itu, Capital Structure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan koefisien -0,149352 dan probabilitas 0,0482. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan probabilitas 0,001328. Nilai Adjusted R-squared sebesar 31,51% menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi Nilai Perusahaan sebesar 31,51%.



