Pengaruh Rasio Aktivitas, Solvabilitas, dan Likuiditas terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman 2021-2024
DOI:
https://doi.org/10.57141/kompeten.v4i6.260Keywords:
Total Assets Turnover, Debt to Equity Ratio, Current Ratio , Return on EquityAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio aktivitas, solvabilitas, dan likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Rasio aktivitas diukur melalui Total Assets Turnover (TATO), solvabilitas diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER), dan likuiditas diukur melalui Current Ratio (CR), sedangkan profitabilitas sebagai variabel dependen diukur menggunakan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari 15 perusahaan sampel yang dipilih melalui purposive sampling, menghasilkan 60 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solvabilitas (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROE), sedangkan rasio aktivitas (TATO) dan likuiditas (CR) berpengaruh positif namun tidak signifikan. Ketiga variabel secara simultan juga berpengaruh signifikan dan menjelaskan 60% perubahan profitabilitas perusahaan sampel. Menariknya, penelitian ini menunjukkan bahwa DER berpengaruh positif terhadap ROE, yang memungkinkan adanya indikasi bahwa perusahaan mampu memanfaatkan utang dengan baik sebagai sumber pendanaan yang produktif selama periode 2021–2024. Hasil ini menegaskan bahwa efisiensi aset, kebijakan struktur modal, dan kesehatan likuiditas harus dikelola secara terintegrasi untuk memaksimalkan imbal hasil bagi pemegang saham.



