Pengaruh Solvabilitas, Profitabilitas, Likuiditas, Harga Emas Dunia, dan Kurs USD/IDR terhadap Harga Saham Subsektor Tambang Emas
DOI:
https://doi.org/10.57141/kompeten.v4i6.266Keywords:
Harga Saham, Debt to Equity Ratio, Return on Asset, Harga Emas Dunia, Kurs USD/IDRAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Solvabilitas (DER), Profitabilitas (ROA), Likuiditas (CR), Harga Emas Dunia (XAU/USD), dan Kurs USD/IDR terhadap harga saham perusahaan subsektor tambang emas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif-asosiatif, enam perusahaan dipilih melalui purposive sampling sehingga diperoleh 30 observasi (6 perusahaan × 5 tahun) yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS Statistics 27. Hasil uji asumsi klasik memastikan seluruh syarat BLUE terpenuhi. Secara simultan, kelima variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga saham (F = 11,076; Sig. = 0,000; R² = 0,717). Secara parsial, DER berpengaruh negatif signifikan (Sig. = 0,032), ROA berpengaruh positif signifikan (Sig. = 0,034), CR tidak berpengaruh signifikan (Sig. = 0,396), Harga Emas Dunia berpengaruh positif signifikan (Sig. = 0,017) dengan standardized beta tertinggi (0,421), dan Kurs USD/IDR berpengaruh positif signifikan (Sig. = 0,047). Harga emas dunia merupakan faktor paling dominan sesuai kerangka Arbitrage Pricing Theory. Temuan ini mengimplikasikan bahwa investor sebaiknya memantau pergerakan harga emas global dan nilai tukar, di samping indikator fundamental ROA dan DER, dalam pengambilan keputusan investasi saham tambang emas.



