Literasi Keuangan Digital dan Keberlanjutan UKM: Peran Mediasi Manajemen Risiko
DOI:
https://doi.org/10.57141/kompeten.v4i6.263Keywords:
Literasi Keuangan Digital, Manajemen Risiko, Keberlanjutan Bisnis, UKM, Kapabilitas DinamisAbstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan digital terhadap keberlanjutan bisnis UKM dengan mempertimbangkan peran mediasi manajemen risiko. Studi ini merespons kesenjangan literatur yang masih terbatas dalam menjelaskan mekanisme bagaimana literasi keuangan digital diterjemahkan menjadi kinerja jangka panjang. Mengintegrasikan Resource-Based View dan Dynamic Capability Theory, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei lintas-seksional pada UKM kuliner di Makassar. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis. Selain itu, literasi keuangan digital secara signifikan meningkatkan kapabilitas manajemen risiko, yang juga berpengaruh positif terhadap keberlanjutan bisnis. Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa manajemen risiko berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kepemilikan literasi keuangan digital, tetapi juga oleh kemampuan UKM dalam mengoperasionalkannya melalui praktik manajemen risiko. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dengan menekankan pentingnya pendekatan berbasis mekanisme, serta implikasi praktis bagi pengembangan kapasitas UKM secara terintegrasi.



